Madrasah Riyadlus Sholihin, Rejing Tiris, Probolinggo baru saja melaksanakan ujian semester genap atau yang dikenal ujian akhirussanah. Dan sebentar lagi Yayasan yang menauingi empat lembaga tersebut akan melaksanakan haflatul imtahan ke-35 yaitu tepatnya akhir Juni mendatang.
Di sela-sela tersebut Pengurus Komisariat (PK) IPNU dan IPPNU Riyadlus Sholihin Rejing, Tiris meluncurkan kegiatan Muhadhoroh bersama, Senin (26/06). Kegiatan latihan berbicara, berorasi atau menyampaikan pendapat di depan umum.
Muhadhoroh merupakan kegiatan pelatihan, pembinaan dan pendampingan kader IPNU Riyadlus Sholihin yang rutin dilaksanakan saban bulan. Hanya saja muhadhoroh kali ini dilaksanakan serentak dengan lokasi yang berbeda. Untuk muhadhoroh IPNU dilakanakan di aula MTs. Putra sementara Muhadhoroh IPPNU di gelar di aula MTs. Putri.
“Tujuan dari kgiatan seperti ini untuk mencetak kader yang menekankan pada pembentukan watak, semangat pengembangan diri dan rasa memiliki (Sense of Belonging) terhadap organisasi serta meningkatkan keterampilan berorganisasi dan upaya dalam rangka pembentukan mental kader,” ungkap Subhan.
Sebagai Pembina, Subhan mengajak kepada segenap pengurus untuk bersama-sama merawat organisasi di bawah naungan NU tersebut. “IPNU adalah banom NU, mari kita jaga dan kita rawat demi mengharapkan barakah dari muassis,” katanya lebih lanjut.
Sementara itu, ustad Imran Hamzah menekankan bahwa dalam mencari ilmu tidak boleh ada niat hanya untuk karena dunia. Ada niat yang harus ditanamkan di hati para pencari ilmu yaitu niat untuk mendatapkan ridlo Allah Swt. Dengan menanamkan niat untuk akhirat maka dengan sendirinya dunia akan mengikuti
“Man aroda dun yaa fa’alaihi bil ‘ilmi, wa man arodal akhirota fa’alaihi bil ‘ilmi, wa man aroda huma fa’alaihi bil ‘ilmi,” pungkas Ustad Imron mengutip hadis Nabi.
Publisher: Butro Hadi
Tinggalkan Komentar